Dalam dunia development seringkali kita dijejali dengan berbagai ucapan klien atau kolega yang menginstruksikan kita untuk membuat sesuatu yang bagus, keren dan menggunakan teknologi paling mutakhir seperti dalam pandangan mereka.

Selama beberapa tahun belakangan ini saya pun secara tidak sadar ternyata selalu mengamini permintaan-permintaan seperti itu yang memang menurut saya harus menggunakan teknologi terkini dan paling update, agar kedepannya lebih mudah mengikuti arus perkembangan teknologi.

Karena menurut saya menjadi update adalah hal utama yang harus dijalani oleh seorang developer, apa lagi bila berbicara tentang pembuatan website / aplikasi. Dunia teknologi yang memang terus mengalami perubahan dan kemajuan tentunya menggugah saya untuk lebih condong mengikuti update pada setiap produk yang dibuat, ketimbang memperkirakan effort yang terbuang hanya karena ingin fitur yang mutakhir.

Sadari dan Pahami Keadaan Saat Ini

Bila hal ini masih ada dalam pikiran kita cobalah untuk berhenti sejenak, coba untuk menyadari bahwa apakah langkah kita saat ini sudah tepat dan memang merupakan jalan satu-satunya untuk membantu klien atau perusahaan menghadapi permasalahan mereka. Selama saya bekerja, sifat perfeksionis saya sangat amatlah besar, saya seringkali memaksakan kehendak untuk melakukan pembuatan website atau aplikasi dengan teknologi terbaru, menggunakan SPA hanya untuk aplikasi CRUD biasa, menggunakan plugin A-B-C hanya untuk memuaskan nafsu saya bahwa aplikasi yang saya buat memanglah harus sesempurna mungkin. Bila sudah seperti ini tidak ada salahnya kita mencoba mengambil waktu, mencoba menghitung berapa cost dan waktu yang terbuang bila kita lakukan dengan cara yang sederhana.

Simpulkan Apa yang Dibutuhkan Klien atau Perusahaan

Buatlah diri kita untuk lebih rileks dan mencoba melihat lebih luas tidak hanya dari pandangan teknologi, namun juga terhadap dampak dan akibat yang bisa dihindari jika kita menggunakan cara yang lebih simpel. Terlihat sepele memang, namun ini cukup membantu kita agar tidak terjebak dalam labirin kesempurnaan yang seringkali kita agung-agungkan. Hal ini membuat kita lebih bijak dalam menentukan apa yang memang dibutuhkan dengan apa yang menurut kita nice to have feature pada aplikasi.

Berikan Saran dan Ilustrasikan Hasilnya

Mungkin tidak mudah untuk meyakinkan klien bila spesifikasi yang mereka minta sebenarnya tidak perlu terlalu tinggi, hal yang lumrah jika siapapun pasti ingin produk/aplikasinya menjadi yang terbaik dan paling mutakhir. Trik jitunya cobalah untuk memetakan apa yang sebenarnya menjadi inti permasalahan yang ingin diselesaikan melalui aplikasi yang akan dibuat, kita bisa mencatat dan berikan gambaran-gambaran tentang keuntungan yang sama jika kita menempuh proses yang berbeda.

Beritahu Plus Minus dari Fitur yang Dibayangkan Dengan yang Akan Dibuat

Tentunya klien akan lebih selektif jika kita menjabarkan apa saja plus-minus dari aplikasi yang akan dibuat bila kita membandingkan fitur yang diinginkan oleh klien dengan fitur yang memang benar-benar mereka butuhkan. Semisal waktu development yang lebih cepat, aplikasi yang simpel namun tetap mendukung kebutuhan awal dan sebagainya. Hal ini dapat membantu klien untuk menyadari dan lebih memahami kebutuhan mereka yang sebenarnya.

Ketahui Batasan

Setelah kesemua hal tersebut cobalah untuk tetap mengetahui batasan-batasan yang boleh dan tidak agar proses development tetap terfokus pada tujuan awal, jangan pernah sungkan untuk mengingatkan kembali jika klien ternyata menuntut hal yang melenceng dan tidak terencana sejak awal. Karena tidak mungkin bila kita membuat produk yang sesuai jika selalu berubah pada prosesnya.

Cheers.